DEPOK – Pada November 2025, Mahasiswa aktif program studi Manajemen Bisnis Syariah Institut Agama Islam SEBI (IAI SEBI) melakukan kunjungan lapangan ke Gocofresh, sebuah usaha minuman es kelapa di kawasan Sawangan Depok.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Ujian Tengah Semester (UTS) untuk mata kuliah Laboratorium Bisnis. Tujuan mereka adalah untuk menerapkan empat pilar teori manajemen bisnis dalam lingkungan usaha yang nyata.
Empat mahasiswa tersebut yaitu Husna Hamidah, Saidatus Sholihah, Siti Aenuryamah, dan Shofa Izzah Ramadhani — mengunjungi usaha tersebut untuk berbincang dengan Ibu Dewanti Arumsari, pemilik dari usaha Gocofresh. Mereka menggali informasi terkait empat pilar utama manajemen yaitu Pemasaran, Operasional, Sumber Daya Manusia (SDM), dan Keuangan.
Saat membahas strategi pemasaran dan operasional, Ibu Dewanti menjelaskan bahwa Gocofresh memanfaatkan media sosial serta promosi dari mulut ke mulut. Lokasi Gocofresh yang dekat dengan perumahan dan kantor membuatnya mudah diakses oleh pelanggan.
Mereka juga menawarkan layanan langsung di tempat maupun pengantaran untuk pesanan. Untuk memastikan operasional berjalan lancar, Ibu Dewanti memasang CCTV dan melakukan evaluasi rutin. Hal ini bertujuan untuk memantau produksi dan memastikan semua sesuai dengan rencana.
Selanjutnya, dalam hal SDM, Ibu Dewanti menyampaikan pentingnya komunikasi yang baik dengan karyawan. Ia menggunakan cara yang lebih personal seperti menyapa mereka langsung ataupun melalui WhatsApp.
“Kita itu memanen apa yang kita tanam. Selama komunikasi kita baik, semua berjalan lancar,” ujar Ibu Dewanti. Pendekatan ini menunjukkan betapa pentingnya hubungan yang harmonis di dalam tim.
Dalam pengelolaan keuangan, Gocofresh mengadopsi sistem pencatatan bertahap. Mereka memulai dengan mencatat pemasukan dan pengeluaran harian di buku agenda kecil, kemudian merangkum data tersebut menggunakan Excel.
Ibu Dewanti memisahkan alokasi dana untuk gaji pegawai, biaya operasional, dan belanja modal. Ibu Dewanti juga menyebutkan bahwa mereka menggunakan QRIS untuk pembayaran dan telah membuat sistem kasir sendiri.
Poin penting lainnya adalah transparansi di mana mereka menjaga catatan pemasukan dan pengeluaran dalam grup terpisah dan melakukan pengecekan harian.
Di akhir wawancara, Ibu Dewanti merasa senang dengan kesempatan tersebut.
“Senang bisa membantu adik-adik sekalian. Semoga ini bermanfaat,” katanya dengan ceria. Ia juga memberikan motivasi kepada mahasiswa,
“Ke depan, kalian harus berani. Tunjukkan rasa percaya diri dan profesionalisme. Di dunia bisnis, kalian pasti bertemu berbagai pelanggan. Jika semua sudah disiapkan dengan baik, jangan malu untuk tampil.”
Kunjungan ini mengajarkan kita bahwa mengelola keempat pilar manajemen dengan baik sangatlah penting untuk menciptakan usaha yang berkelanjutan.
Gocofresh adalah contoh nyata bagaimana usaha kecil dan menengah bisa menerapkan konsep manajemen dengan cara yang fleksibel dan bermanfaat.
Husna Hamidah, Saidatus Sholihah, Siti Aenuryamah, Shofa Izzah Ramadhani