DEPOKPOS – Kita mungkin belum terlalu familiar dengan layanan satu ini, sewa WhatsApp atau yang biasa disebut sewa WA.
Sewa WA umumnya merujuk pada layanan penyedia WhatsApp API untuk bisnis yang memungkinkan pengiriman pesan massal (blast), otomatisasi chatbot, dan fitur lainnya, yang biasanya ditawarkan dengan biaya bulanan.
Beberapa layanan ini juga menawarkan “sewa” nomor WhatsApp dengan fitur-fitur tambahan.
Perlu diperhatikan bahwa WhatsApp sendiri tidak mengenakan biaya untuk pesan atau panggilan standar di aplikasinya.
Layanan sewa WhatsApp untuk bisnis
WhatsApp API/Blast:
Layanan ini memungkinkan bisnis mengirim pesan massal, membuat chatbot, dan mengirim notifikasi secara otomatis ke banyak nomor tanpa harus menyimpannya secara manual.
Harga: Biaya bervariasi tergantung penyedia, paket (Basic, Profesional, Enterprise), dan fitur yang dibutuhkan, misalnya mulai dari Rp100.000 hingga Rp400.000 per bulan per nomor.
Fitur: Fitur umum yang ditawarkan termasuk pengiriman pesan massal, auto-reply, dan integrasi dengan sistem lain.
Beberapa penyedia juga menawarkan fitur anti-blokir.
Poin penting
WhatsApp resmi vs. sewa: Layanan “sewa” ini bukan berarti Anda menyewa aplikasi WhatsApp itu sendiri, melainkan menyewa akses ke sistem atau API yang terintegrasi dengan WhatsApp. Penggunaan pribadi untuk mengirim pesan dan melakukan panggilan standar tidak dikenakan biaya.
Menyewa akun WhatsApp: Ada juga layanan yang menawarkan penyewaan akun WhatsApp atau setor WA dengan fitur tambahan, terkadang dengan bayaran per chat.
Keamanan: Keamanan chatbot WhatsApp sangat bergantung pada pengaturan dan pengembangan oleh penyedia layanan.
