DEPOKPOS – Dalam Islam, jual beli disebut al-bai’ yang berarti memindahkan kepemilikan benda dengan akad saling mengganti. Selain itu, istilah ini juga dapat diartikan tukar menukar barang.
Adapun, berdasarkan mazhab Hanafi, jual beli merupakan pertukaran harta dengan memakai metode tertentu.
Sementara itu, menurut mazhab Syafi’i, jual beli adalah pertukaran harta benda yang dapat dikelola dan disertai ijab kabul sesuai syariat agama Islam.
Dapat disimpulkan, jual beli dalam islam berarti pertukaran harta atau benda yang tata caranya sesuai dengan syariat Islam.
Berikut ada 4 macam jual beli beserta contohnya dalam islam :
1. Jual beli murabahah
Jual beli Murabahah adalah jenis transaksi jual beli di mana penjual mengungkapkan harga pokok barang kepada pembeli serta menambahkan keuntungan yang disepakati sebelumnya. Misalnya, seorang nasabah ingin membeli rumah seharga Rp. 500 juta. Bank syariah membeli rumah tersebut dan menjualnya kembali kepada nasabah dengan harga Rp. 550 juta, yang dapat dicicil oleh nasabah dalam jangka waktu tertentu. Contoh lain, nasabah ingin membeli mobil seharga Rp. 200 juta.
2. Jual beli salam
Jual beli Salam adalah jenis transaksi jual beli yang dilakukan dengan cara pembayaran di muka untuk barang yang akan diserahkan di masa yang akan datang. Misalnya, Petani menjual hasil panen padi kepada pedagang dengan pembayaran di muka.
3. Jual beli istishna
Jual beli Istishna adalah jenis transaksi jual beli yang melibatkan pemesanan atau pesanan barang yang akan dibuat sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan. Misalnya, Pemesanan perabotan, Pemesanan rumah, Pemesanan mesin produksi, Pemesanan material untuk pembangunan infrastruktur, Pemesanan produk dengan merek sendiri untuk dijual kembali.
4. Jual beli ijarah
Jual beli Ijarah adalah jenis transaksi jual beli yang melibatkan penyewaan atau penggunaan barang untuk jangka waktu tertentu dengan pembayaran sewa yang disepakati. Misalnya, penyewa (pembeli) membayar sewa kepada pemilik (penjual) untuk menggunakan barang yang disewakan selama jangka waktu yang telah ditentukan. Contoh umum penggunaan Ijarah adalah sewa kendaraan, rumah, atau mesin.
Bagi umat Islam yang melakukan bisnis dan selalu berpegang teguh pada norma-norma hukum Islam, akan mendapatkan berbagai hikmah diantaranya; bahwa jual beli (bisnis) dalam Islam dapat bernilai sosial atau tolong menolong terhadap sesama, akan menumbuhkan berbagain pahala, bisnis dalam Islam merupakan salah satu cara untuk menjaga kebersihan dan halalnya barang yang dimakan untuk dirinya dan keluarganya, bisnis dalam Islam merupakan cara untuk memberantas kemalasan, pengangguran dan pemerasan kepada orang lain, berbisnis dengan jujur, sabar, ramah, memberikan pelayanan yang memuaskan sebagai mana diajarkan dalam Islam akan selalu menjalin persahabatan kepada sesama manusia.
Siti Nurkhoiroh Nutcqy
Mahasiswi STEI SEBI